Sasusaku bercinta di sekolahan Watch others video sex chat free without signup

posted by | Leave a comment

Tanpa pikir panjang, kuterima dan kubalas ciumannya. Saat sepintas kulihat, payudaranya nampak kencang dan sedikit membesar, mungkin ereksinya cewek. Ia meresponnya dengan, “Aahhh.., uughhh..,” dan dengan sedikit jambakan ke rambutku.Apalagi saat kuraba-raba, terasa sekali betapa kencangnya payudara Mulan. Masih dalam posisi berdiri, kuturunkan kepalaku dan kuelus payudara indahnya itu dengan lidahku. Tidak berapa lama setelah menghisap ‘pepaya bangkok’, Mulan menuntunku untuk duduk di kursi, dan dia melucuti celana abu-abu dan celana dalamku. Sebelum mulai, Mulan sempat mengocok-ngocok sedikit sambil mendesah, “Aghh.., ahh..,” Kini aku tahu bagaimana rasanya apa yang banyak orang bilang seperti terkena getaran atau sengatan listrik. Mulan mulai pelan-pelan memasukkan barangku ke mulutnya, agak malu-malu.Akhirnya aku mengambil tempat lainnya itu dari kelas.Aku mengintip dan melanjutkan onani sambil duduk di kursi dekat jendela. Tidak lama, tiba-tiba ada seseorang yang lewat di depan kelasku yang sepertinya adalah cewek. Bibirnya yang tersenyum dia tutupi dengan kedua telapak tangannya seperti orang menyembah.Memang sih tidak besar dan tidak kecil, tapi dapat membuat nafsuku bangkit. Tahu-tahu, Mulan mendekatkan wajahnya ke pipi kananku, dan menciumnya lembut. Apalagi ditambah ciuman Mulan merambat sampai ke daerah kuping. Untung saja waktu itu aku kebetulan tidak memakai kaos dalam, jadi tidak terlalu repot-repot.Aku setengah berbisik, “Lan..,” dia malah meneruskan ciumannya ke bibirku. Cerita seks muda mudi di sekolah lainay ada di Aku pun memeluk badan pinggangnya sambil sekali-sekali kuelus pantatnya. Kubalas lagi, kutabrak-tabrakkan lidahnya di dalam mulutku itu dengan lidahku. Aku mencoba menyelipkan salah satu tanganku ke balik kemeja seragamnya yang sudah keluar. Mulan lalu mencopot bra-nya, modelnya yang tidak memakai tali.Tiba-tiba lagi, belum sempat aku membetulkan celana, cewek tersebut masuk kelasku. Kagetku tidak dapat dideskripsikan dengan kata-kata ataupun tulisan dengan bahasa apapun. Cat merah pun mungkin masih kalah merah dibanding wajahku. Dengan terbata-bata aku berbicara, “Eehh.., Lan.., ini…” Dia langsung memotong omongan gagapku itu, kembali dengan ekspresi senyuman, “Hahaa.., dasar..!

Barang yang di bawah segera berdiri tegak, dan aku mencoba membuka retsleting perlahan.Aku sering mengintip cewek-cewek sekolahku yang sexy sambil onani, nafsuin, dan sebagainya dari berbagai tempat sepulang sekolah.Misalnya, mengintip cewek-cewek cheerleaders kalau sedang latihan dari jendela kelas di tingkat dua.Mungkin karena nafsuku yang sangat besar, orgasme-ku sedikit lagi tercapai. Namun dia sudah siap membuka rongga mulutnya di depan kemaluanku. Aku bermaksud untuk menyiram spermaku tidak hanya di wajahnya saja, namun di payudaranya juga (seperti di film-film biru). Sambil melihati dadanya yang tersiram mani, ia juga mengelap wajahnya yang lebih penuh dengan cairan hangat putih kental dengan telapak tangannya.Aku langsung menyuruh Mulan bersiap-siap, meskipun untuk ngomong pun susah karena desahan, “Lan.., ehh… Akhirnya setelah kutahan, kuteruskan siraman air maniku itu ke dadanya, meskipun tinggal beberapa semprotan. Mulan lalu berkata, “Iiihh.., Ian banyak amat siihh..! Kemudian ia mengambil handuk kecil yang sering ia bawa dari tasnya, dan lanjut membersihkan maniku lagi.

Leave a Reply

Free chat raw sex